Happy New Year 2018, resolusi salah kaprah

<div style="font-style: normal; text-align: justify;"><font face="Verdana">Tahun 2017 telah meninggalkan kita. Tahun 2017 telah menjadi catatan - catatan yang tidak bisa di tipo, sudah menjadi ukiran sejarah. Apakah catatan - catatan 2017 didominiasi baik ataukah buruk, semua itu telah menjadi kenangan. Hal terpenting dari 2017 yang masih bisa kita pakai hanyalah lembar-lembar pembelajaran belaka. Jangan sampai dikala 2017 telah meninggalkan kita, lembaran - lembaran pembelajaran tidak bisa kita isi alias kosong melompong. </font></div><div style="font-style: normal; text-align: justify;"><font face="Verdana"><br></font></div><div style="font-style: normal; text-align: justify;"><font face="Verdana">Jangan sekedar membuat resolusi 2018 tanpa adanya evaluasi terhadap realisasi dan pencapaian resolusi 2017 beserta pembelajarannya. Sering kita mempraktekkan pola pikir yang lompat - lompat dan tidak terarah. Membuat resolusi 2018 tanpa adanya evalusiasi terhadap realisasi dan pencapaian resolusi 2017 beserta pembelajarannya adalah contoh implementasi pola pikir yang lompat - lompat tanpa arah. Isian lembar - lembar pembelajaran 2017 semestinya dijadikan sebagai basis untuk membuat resolusi - resolusi 2018.</font></div><div style="font-style: normal; text-align: justify;"><font face="Verdana"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="Verdana">Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah apakah resolusi - resolusi 2018 bermuatan <i>challenging (menantang)</i> ataukah tidak. Ingat bahwa derajat sukses seseorang tercermin dari tingkat kemenantangan dari apa yang diinginkan. Bila apa yang diinginkan seseorang semakin menantang maka tingkat suksesnya bisa dipastikan memiliki derajat yang lebih tinggi dibanding mereka yang telah menetapkan keinginan dengan muatan menantang yang tidak seberapa alias tingkat kemenantangannya rendah. </font></div><div style="text-align: justify;"><font face="Verdana"><br></font></div><div style="text-align: justify;"><font face="Verdana">Dan yang terakhir adalah apakah kita memiliki keyakinan tinggi terhadap resolusi tersebut serta memiliki nafsu besar untuk merealisasikan resolusi tersebut ataukah tidak ? </font><span style="font-family: Verdana;">Tanpa kedua hal ini maka resolusi 2018 yang dibuat hanya sekedar ritualitas tak bermakna yang terus berulang dari tahun ke tahun. </span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><br></span></div><div style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Selamat tahun baru 2018.  </span></div><div style="font-style: normal; text-align: justify;"><font face="Verdana"><br></font></div><div style="font-style: normal; text-align: justify;"><font face="Verdana"><br></font></div>

Tahun 2017 telah meninggalkan kita. Tahun 2017 telah menjadi catatan - catatan yang tidak bisa di tipo, sudah menjadi ukiran sejarah. Apakah catatan - catatan 2017 didominiasi baik ataukah buruk, semua itu telah menjadi kenangan. Hal terpenting dari 2017 yang masih bisa kita pakai hanyalah lembar-lembar pembelajaran belaka. Jangan sampai dikala 2017 telah meninggalkan kita, lembaran - lembaran pembelajaran tidak bisa kita isi alias kosong melompong. 


Jangan sekedar membuat resolusi 2018 tanpa adanya evaluasi terhadap realisasi dan pencapaian resolusi 2017 beserta pembelajarannya. Sering kita mempraktekkan pola pikir yang lompat - lompat dan tidak terarah. Membuat resolusi 2018 tanpa adanya evalusiasi terhadap realisasi dan pencapaian resolusi 2017 beserta pembelajarannya adalah contoh implementasi pola pikir yang lompat - lompat tanpa arah. Isian lembar - lembar pembelajaran 2017 semestinya dijadikan sebagai basis untuk membuat resolusi - resolusi 2018.


Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah apakah resolusi - resolusi 2018 bermuatan challenging (menantang) ataukah tidak. Ingat bahwa derajat sukses seseorang tercermin dari tingkat kemenantangan dari apa yang diinginkan. Bila apa yang diinginkan seseorang semakin menantang maka tingkat suksesnya bisa dipastikan memiliki derajat yang lebih tinggi dibanding mereka yang telah menetapkan keinginan dengan muatan menantang yang tidak seberapa alias tingkat kemenantangannya rendah. 



Dan yang terakhir adalah apakah kita memiliki keyakinan tinggi terhadap resolusi tersebut serta memiliki nafsu besar untuk merealisasikan resolusi tersebut ataukah tidak ? Tanpa kedua hal ini maka resolusi 2018 yang dibuat hanya sekedar ritualitas tak bermakna yang terus berulang dari tahun ke tahun. 


Selamat tahun baru 2018.  





Ulasan Pembaca



Silahkan LOGIN dan berikan ulasan atau diskusi yang positif.