Panik, perlukah ?

<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="-webkit-font-kerning: none;"><font face="Verdana">Apakah salah satu diantara anda pernah ketemu seseorang yang hobinya panik yang seringkali mendapatkan julukan panikan ? Ataukah kita sendiri sebagai salah satu dari orang tersebut. </font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Merasa panik adalah sangat manusiawi karena sebagai manusia kita telah dibekali olah pikir dan olah rasa oleh Yang Maha Kuasa. Kita memang telah dibekali oleh olah pikir dan olah rasa namun kita tidak dibekali kemampuan memprediksikan secara tepat atas hasil olah pikir dan olah rasa tersebut sehingga dalam bahasa kehidupan, 1 ditambah 1 tidaklah selalu sama dengan 2. Otak-atik olah pikir dan olah rasa serta minus kemampuan pemastian hasil prediksi inilah yang membuat manusia mudah dilanda kepanikan. </font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Bicara mengenai kepanikan itu sendiri, satu sisi panik adalah merupakan bentuk kewaspadaan namun di sisi lain kondisi panik akan membuat seseorang seperti  terlepas dari situasi yang sebenarnya (sebagai akibatnya, kemampuan membaca dan meng-intepretasikan atas situasi yang ada menjadi melemah). Dengan demikian, kondisi panik memiliki 2 sisi. Sisi satu adalah menguntungkan dan sisi lainnya sungguhlah merugikan. </font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Dalam salah satu periode kehidupan kita, pernahkah diantara kita mengalami hal - hal seperti tersebut dibawah ?</font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 5px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"></p><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Merasa sesak nafas secara tiba-tiba.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Gemetaran secara tiba-tiba dan tidak terkontrol.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Tiba-tiba berkeringat dingin.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Muka memerah diserta rasa panas yang menyebar.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Seperti mati rasa atau kesemutan.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Merasa tidak berdaya (dengan ataupun tanpa marah).</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Dan bentuk sensasi lainnya yang tidak pada tempatnya.</span><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;"> </span></li></ul><p></p>






<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Sebetulnya hampir semua orang pernah mengalami hal-hal tersebut. Yang membedakan satu orang dengan orang lainnya hanyalah masalah intensitas dan penyebab munculnya hal-hal tersebut diatas. </font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Hal-hal tersebut muncul sebagai akibat adanya perasaan tidak nyaman yang intens dan muncul secara tiba-tiba. Perasaan yang tidak nyaman yang intens dan tiba-tiba ini disebut sebagai serangan panik. Serangan panik tentunya amatlah berbeda dengan yang namanya gangguan panik (<i>panic disorder</i>) walaupun sepertinya mirip. Gangguan panik perlu penanganan yang lebih serius (perlu berkonsultasi ke para ahlinya yakni psikolog atau bahkan dokter psikiatri) dibanding dengan serangan panik. Gangguan panik adalah pengulangan serangan panik yang terus menerus dan sifat serangan paniknya cenderung tidaklah terduga. Secara medis ada yang menyatakan bahwa penyebab gangguan panik tidaklah terlalu jelas. Namun demikian, ada pula yang menyatakan bahwa penyebab gangguan panik sangat terkait dengan adanya sejumlah transisi dalam fase kehidupan seseorang. </font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Sejumlah ilustrasi tentang serangan panik diantaranya adalah sebagai berikut dibawah :</font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 5px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"></p><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Bila seseorang berkeringat dingin dan gemetaran saat mau presentasi ataupun mau bertemu.</span><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;"> </span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Bila seseorang berkeringat dingin, mati rasa, dan merasa sesak nafas saat dipanggil atasan untuk menjelaskan sesuatu.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Bila seseorang dengan nafas tersengal, gemetaran, dan muka memerah saat ide-idenya diserang dengan hebatnya.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Bila seseorang tiba-tiba merasa tidak berdaya, mati rasa, berkeringat dingin, dan gemetaran disaat merasa diperlakukan tidak adil.</span></li></ul><ul><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Dan </span><i style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">bila-bila </i><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">yang lainnya.</span></li></ul><p></p>




<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Tahapan seperti apa yang sebenarnya terjadi hingga serangan panik muncul ? Tahapan perjalanan munculnya serangan panik secara sederhana bisa uraikan dalam 2 uraian sebagai berikut (merupakan gambaran komunikasi internal di diri seseorang saat terjadi serangan panik):</font></span></p>
<p style="margin: 0px 0px 5px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; background-color: rgb(255, 255, 255);"></p><ul style="color: rgb(51, 51, 51); font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial;"><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Saya takut saat disuruh presentasi di depan sejumlah orang. Bila itu terjadi maka nafas saya tiba-tiba langsung tersengal-sengal dan keringat dingin bercucuran. Dan selanjutnya saya akan segera pingsan. (</span><i style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Penilaian yang berlebihan</i><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">)</span></li></ul><ul style="color: rgb(51, 51, 51); font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial;"><li><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Saat saya disuruh presentasi, saya sesungguhnya sangatlah ketakutan. Ketakutan akut saya ini tentunya akan membuat saya pingsan di lokasi. Kepingsanan saya pasti akan terlihat oleh banyak orang. Dan hal ini akan membuat orang lain menduga bahwa ada yang salah dengan diri saya dan kemudian mereka akan mentertawakan dan mencemooh saya. (</span><i style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">Membayangkan bencana</i><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;">). </span><span style="font-family: Verdana; -webkit-text-stroke-width: initial;"> </span></li></ul><p></p>

<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Penilaian berlebihan dan membayangkan bencana adalah merupakan bagian dari olah pikir dan olah rasa yang menimbulkan prediksi atas apa yang akan terjadi terhadap dirinya sendiri.</font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); min-height: 15px;"><font face="Verdana"><span style="font-kerning: none"></span><br></font></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana"><b>Apa yang harus dilakukan saat terjadi serangan panik ?</b> </font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Walaupun serangan panik bukanlah masuk kategori gangguan panik namun hal ini tentunya sangat mengganggu, baik bagi orang yang sedang mengalami serangan panik ataupun orang-orang yang berada di seputarnya. Bagi yang sedang mengalami serangan panik, serangan panik ini sangatlah mengganggu dirinya apalagi disaat yang bersangkutan sedang berupaya menunjukkan kapasitas dirinya. Dan bagi orang lain, orang yang terkena serangan panik adalah orang yang lemah dan tidak memiliki kapasitas. Oleh karenanya serangan panik harus mendapatkan penanganan secara proporsional.</font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Bagi yang sedang mengalami serangan panik, mereka harus sejenak berhenti untuk meluangkan waktu dan berani mempertanyakan olah olah pikir dan olah rasa yang sedang berlangsung di dirinya. Bagaimana caranya ? Sekali lagi pertanyakan olah pikir dan olah rasa yang ada. Lakukan dialog internal yang kritis.</font></span></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; border-collapse: collapse;">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="middle" style="width: 473.0px; height: 13.0px; background-color: #005493; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: center; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(255, 255, 255); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Olah pikir dan olah rasa (Dialog internal)</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 13.0px; background-color: #ff7e79; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: center; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Pertanyaan</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 13.0px; background-color: #fffb00; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: center; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Jawaban</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apa yang mendorong dirimu memiliki ketakutan yang intens ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Di saat dipanggil atasan untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang tidak sesuai harapan.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 35.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apa yang membuat dirimu sangat ketakutan bila hal tersebut terjadi ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 35.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Saya takut atasan marah besar dan menghujat saya habis-habisan. Membayangkan ini membuat diriku berkeringat dingin, mati rasa, dan lalu pingsan.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 24.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apakah hal ini (atasan marah besar dan seterusnya) sering terjadi ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 24.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Sebetulnya tidak juga. Hal ini amat sangat jarang terjadi. </font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apakah dirimu pernah pingsang di depan atasan tersebut ataupun sebelum menghadap atasan ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Sama sekali belum pernah.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 13.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Lalu kenapa kamu tetap merasa panik ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 13.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Hm…hm…hm, betul juga ya.</font></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); min-height: 15px;"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana"> </font></span></p><p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255); min-height: 15px;"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Dan contoh lain dengan kasus yang sama namun versi yang sedikit berbeda.</font></span></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; border-collapse: collapse;">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="middle" style="width: 473.0px; height: 13.0px; background-color: #005493; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: center; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(255, 255, 255); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Olah pikir dan olah rasa (Dialog internal)</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 13.0px; background-color: #ff7e79; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: center; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Pertanyaan</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 13.0px; background-color: #fffb00; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: center; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Jawaban</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apa yang mendorong dirimu memiliki ketakutan yang intens ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Di saat dipanggil atasan untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang tidak sesuai harapan.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apa yang membuat dirimu sangat ketakutan bila hal tersebut terjadi ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 23.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Saya takut atasan marah besar dan menghujat saya habis-habisan.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 36.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Efek apa yang berlangsung pada dirimu saat hal tersebut terjadi ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 36.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Saya gemetar, berkeringat dingin, dan nafas menjadi tersengal-sengal. Dan semua ini pasti diperhatikan atasan dan kolega-kolega saya.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 35.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Hal terburuk apa yang selanjutnya terjadi ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 35.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Saya merasa sangat tidak nyaman terhadap diri sendiri dan merasa sangat bersalah kenapa hal ini terjadi pada diri saya.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 47.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apakah yang kamu rasakan tersebut sebenarnya sekedar sesuatu hal yang merepotkan atau kah sesungguhnya merupakan sesuatu hal yang betul-betul sangat mengerikan bagi kehidupanmu ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 47.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Sebetulnya sich cuma merepotkan saja dan tidak terlalu mengerikan. Kurun waktu marah atasan ternyata tidaklah lama.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 35.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apakah hal tersebut membuatmu dipandang berbeda oleh atasan dan kolegamu sepanjang masa ataukah cuma di kurun waktu tertentu saja ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 35.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Mereka hanya mengingat hal tersebut dalam kurun waktu yang pendek dan selanjutnya melupakan hal tersebut.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 60.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Apakah hal ini patut membuatmu terganggu secara berlebihan ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 60.0px; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Semestinya tidak. Mereka justru seringkali menjadikan ini sebagai bahan ledekan dan candaan belaka. Saya tidak boleh lagi terlalu meliarkan pikiran saya dan tidak boleh lagi memanjakan perasaan saya.</font></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 71.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Bagaimana selanjutnya kamu mengatasi hal ini ?</font></span></p>
</td>
<td valign="middle" style="width: 232.0px; height: 71.0px; background-color: #efefef; border-style: solid; border-width: 1.0px 1.0px 1.0px 1.0px; border-color: #000000 #000000 #000000 #000000; padding: 4.0px 4.0px 4.0px 4.0px">
<p style="margin: 0px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(0, 0, 0);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Harus sesantai mungkin. Saya harus lebih berfokus mempersiapkan argumentasi dan data-data pendukung saat dipanggil atasan. Bila atasan marah maka saya harus segera bisa memaafkan diri saya karena toh atasanpun juga cepat memaafkan saya dan beliau juga idak pendendam.</font></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana"><br></font></span></p><p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Perlu diketahui bahwa secara umum waktu mulai terkena serangan panik hingga mencapai puncaknya adalah 10 menit dan mereda serta kembali normal 5 - 10 menit berikutnya. Oleh karenanya tenangkan diri saat mengalami serangan panik dan kritisi dialog internal sebagaimana tersebut diatas.</font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="font-kerning: none"><font face="Verdana">Dan akan jauh lebih baik lagi bila ternyata di linkungan kita tersedia forum dialog interaktif untuk berbagi pengalaman antara mereka yang pernah terkena serangan panik dengan mereka yang sedang mengalami serangan panik. Apalagi bila forum ini disediakan khusus di lingkungan kantor tempat dimana kita bekerja. </font></span></p>
<p style="font-style: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; margin: 0px 0px 10px; text-align: justify; font-stretch: normal; line-height: normal; color: rgb(51, 51, 51); -webkit-text-stroke-width: initial; -webkit-text-stroke-color: rgb(51, 51, 51); background-color: rgb(255, 255, 255);"><span style="-webkit-font-kerning: none;"><font face="Verdana">Seringkali lingkungan kantor tidak memperhatikan kesehatan dan perkembangan mental karyawan. Hal-hal yang terkait kesehatan mental dianggap sebagai urusan pribadi semata. Dan lebih parah lagi bila ada karyawan yang tidak bermental seperti seharusnya maka karyawan tersebut dianggap sebagai tidak berkemampuan dalam menjalankan tugas. Sungguh hal yang amat sangat disayangkan bukan ?</font></span></p>

Apakah salah satu diantara anda pernah ketemu seseorang yang hobinya panik yang seringkali mendapatkan julukan panikan ? Ataukah kita sendiri sebagai salah satu dari orang tersebut. 

Merasa panik adalah sangat manusiawi karena sebagai manusia kita telah dibekali olah pikir dan olah rasa oleh Yang Maha Kuasa. Kita memang telah dibekali oleh olah pikir dan olah rasa namun kita tidak dibekali kemampuan memprediksikan secara tepat atas hasil olah pikir dan olah rasa tersebut sehingga dalam bahasa kehidupan, 1 ditambah 1 tidaklah selalu sama dengan 2. Otak-atik olah pikir dan olah rasa serta minus kemampuan pemastian hasil prediksi inilah yang membuat manusia mudah dilanda kepanikan. 

Bicara mengenai kepanikan itu sendiri, satu sisi panik adalah merupakan bentuk kewaspadaan namun di sisi lain kondisi panik akan membuat seseorang seperti  terlepas dari situasi yang sebenarnya (sebagai akibatnya, kemampuan membaca dan meng-intepretasikan atas situasi yang ada menjadi melemah). Dengan demikian, kondisi panik memiliki 2 sisi. Sisi satu adalah menguntungkan dan sisi lainnya sungguhlah merugikan. 

Dalam salah satu periode kehidupan kita, pernahkah diantara kita mengalami hal - hal seperti tersebut dibawah ?


  • Merasa sesak nafas secara tiba-tiba.
  • Gemetaran secara tiba-tiba dan tidak terkontrol.
  • Tiba-tiba berkeringat dingin.
  • Muka memerah diserta rasa panas yang menyebar.
  • Seperti mati rasa atau kesemutan.
  • Merasa tidak berdaya (dengan ataupun tanpa marah).
  • Dan bentuk sensasi lainnya yang tidak pada tempatnya. 

Sebetulnya hampir semua orang pernah mengalami hal-hal tersebut. Yang membedakan satu orang dengan orang lainnya hanyalah masalah intensitas dan penyebab munculnya hal-hal tersebut diatas. 

Hal-hal tersebut muncul sebagai akibat adanya perasaan tidak nyaman yang intens dan muncul secara tiba-tiba. Perasaan yang tidak nyaman yang intens dan tiba-tiba ini disebut sebagai serangan panik. Serangan panik tentunya amatlah berbeda dengan yang namanya gangguan panik (panic disorder) walaupun sepertinya mirip. Gangguan panik perlu penanganan yang lebih serius (perlu berkonsultasi ke para ahlinya yakni psikolog atau bahkan dokter psikiatri) dibanding dengan serangan panik. Gangguan panik adalah pengulangan serangan panik yang terus menerus dan sifat serangan paniknya cenderung tidaklah terduga. Secara medis ada yang menyatakan bahwa penyebab gangguan panik tidaklah terlalu jelas. Namun demikian, ada pula yang menyatakan bahwa penyebab gangguan panik sangat terkait dengan adanya sejumlah transisi dalam fase kehidupan seseorang. 

Sejumlah ilustrasi tentang serangan panik diantaranya adalah sebagai berikut dibawah :

  • Bila seseorang berkeringat dingin dan gemetaran saat mau presentasi ataupun mau bertemu. 
  • Bila seseorang berkeringat dingin, mati rasa, dan merasa sesak nafas saat dipanggil atasan untuk menjelaskan sesuatu.
  • Bila seseorang dengan nafas tersengal, gemetaran, dan muka memerah saat ide-idenya diserang dengan hebatnya.
  • Bila seseorang tiba-tiba merasa tidak berdaya, mati rasa, berkeringat dingin, dan gemetaran disaat merasa diperlakukan tidak adil.
  • Dan bila-bila yang lainnya.

Tahapan seperti apa yang sebenarnya terjadi hingga serangan panik muncul ? Tahapan perjalanan munculnya serangan panik secara sederhana bisa uraikan dalam 2 uraian sebagai berikut (merupakan gambaran komunikasi internal di diri seseorang saat terjadi serangan panik):

  • Saya takut saat disuruh presentasi di depan sejumlah orang. Bila itu terjadi maka nafas saya tiba-tiba langsung tersengal-sengal dan keringat dingin bercucuran. Dan selanjutnya saya akan segera pingsan. (Penilaian yang berlebihan)
  • Saat saya disuruh presentasi, saya sesungguhnya sangatlah ketakutan. Ketakutan akut saya ini tentunya akan membuat saya pingsan di lokasi. Kepingsanan saya pasti akan terlihat oleh banyak orang. Dan hal ini akan membuat orang lain menduga bahwa ada yang salah dengan diri saya dan kemudian mereka akan mentertawakan dan mencemooh saya. (Membayangkan bencana).  

Penilaian berlebihan dan membayangkan bencana adalah merupakan bagian dari olah pikir dan olah rasa yang menimbulkan prediksi atas apa yang akan terjadi terhadap dirinya sendiri.


Apa yang harus dilakukan saat terjadi serangan panik ? 

Walaupun serangan panik bukanlah masuk kategori gangguan panik namun hal ini tentunya sangat mengganggu, baik bagi orang yang sedang mengalami serangan panik ataupun orang-orang yang berada di seputarnya. Bagi yang sedang mengalami serangan panik, serangan panik ini sangatlah mengganggu dirinya apalagi disaat yang bersangkutan sedang berupaya menunjukkan kapasitas dirinya. Dan bagi orang lain, orang yang terkena serangan panik adalah orang yang lemah dan tidak memiliki kapasitas. Oleh karenanya serangan panik harus mendapatkan penanganan secara proporsional.

Bagi yang sedang mengalami serangan panik, mereka harus sejenak berhenti untuk meluangkan waktu dan berani mempertanyakan olah olah pikir dan olah rasa yang sedang berlangsung di dirinya. Bagaimana caranya ? Sekali lagi pertanyakan olah pikir dan olah rasa yang ada. Lakukan dialog internal yang kritis.

Olah pikir dan olah rasa (Dialog internal)

Pertanyaan

Jawaban

Apa yang mendorong dirimu memiliki ketakutan yang intens ?

Di saat dipanggil atasan untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang tidak sesuai harapan.

Apa yang membuat dirimu sangat ketakutan bila hal tersebut terjadi ?

Saya takut atasan marah besar dan menghujat saya habis-habisan. Membayangkan ini membuat diriku berkeringat dingin, mati rasa, dan lalu pingsan.

Apakah hal ini (atasan marah besar dan seterusnya) sering terjadi ?

Sebetulnya tidak juga. Hal ini amat sangat jarang terjadi. 

Apakah dirimu pernah pingsang di depan atasan tersebut ataupun sebelum menghadap atasan ?

Sama sekali belum pernah.

Lalu kenapa kamu tetap merasa panik ?

Hm…hm…hm, betul juga ya.

 

Dan contoh lain dengan kasus yang sama namun versi yang sedikit berbeda.

Olah pikir dan olah rasa (Dialog internal)

Pertanyaan

Jawaban

Apa yang mendorong dirimu memiliki ketakutan yang intens ?

Di saat dipanggil atasan untuk menjelaskan hasil pekerjaan yang tidak sesuai harapan.

Apa yang membuat dirimu sangat ketakutan bila hal tersebut terjadi ?

Saya takut atasan marah besar dan menghujat saya habis-habisan.

Efek apa yang berlangsung pada dirimu saat hal tersebut terjadi ?

Saya gemetar, berkeringat dingin, dan nafas menjadi tersengal-sengal. Dan semua ini pasti diperhatikan atasan dan kolega-kolega saya.

Hal terburuk apa yang selanjutnya terjadi ?

Saya merasa sangat tidak nyaman terhadap diri sendiri dan merasa sangat bersalah kenapa hal ini terjadi pada diri saya.

Apakah yang kamu rasakan tersebut sebenarnya sekedar sesuatu hal yang merepotkan atau kah sesungguhnya merupakan sesuatu hal yang betul-betul sangat mengerikan bagi kehidupanmu ?

Sebetulnya sich cuma merepotkan saja dan tidak terlalu mengerikan. Kurun waktu marah atasan ternyata tidaklah lama.

Apakah hal tersebut membuatmu dipandang berbeda oleh atasan dan kolegamu sepanjang masa ataukah cuma di kurun waktu tertentu saja ?

Mereka hanya mengingat hal tersebut dalam kurun waktu yang pendek dan selanjutnya melupakan hal tersebut.

Apakah hal ini patut membuatmu terganggu secara berlebihan ?

Semestinya tidak. Mereka justru seringkali menjadikan ini sebagai bahan ledekan dan candaan belaka. Saya tidak boleh lagi terlalu meliarkan pikiran saya dan tidak boleh lagi memanjakan perasaan saya.

Bagaimana selanjutnya kamu mengatasi hal ini ?

Harus sesantai mungkin. Saya harus lebih berfokus mempersiapkan argumentasi dan data-data pendukung saat dipanggil atasan. Bila atasan marah maka saya harus segera bisa memaafkan diri saya karena toh atasanpun juga cepat memaafkan saya dan beliau juga idak pendendam.


Perlu diketahui bahwa secara umum waktu mulai terkena serangan panik hingga mencapai puncaknya adalah 10 menit dan mereda serta kembali normal 5 - 10 menit berikutnya. Oleh karenanya tenangkan diri saat mengalami serangan panik dan kritisi dialog internal sebagaimana tersebut diatas.

Dan akan jauh lebih baik lagi bila ternyata di linkungan kita tersedia forum dialog interaktif untuk berbagi pengalaman antara mereka yang pernah terkena serangan panik dengan mereka yang sedang mengalami serangan panik. Apalagi bila forum ini disediakan khusus di lingkungan kantor tempat dimana kita bekerja. 

Seringkali lingkungan kantor tidak memperhatikan kesehatan dan perkembangan mental karyawan. Hal-hal yang terkait kesehatan mental dianggap sebagai urusan pribadi semata. Dan lebih parah lagi bila ada karyawan yang tidak bermental seperti seharusnya maka karyawan tersebut dianggap sebagai tidak berkemampuan dalam menjalankan tugas. Sungguh hal yang amat sangat disayangkan bukan ?



Ulasan Pembaca



Silahkan LOGIN dan berikan ulasan atau diskusi yang positif.